Home   News   KKO level 1 Pertemuan 2 – Right Beginning

KKO level 1 Pertemuan 2 – Right Beginning

Kebahagiaan tertinggi seorang anak adalah melihat ayah dan ibunya saling mengasihi.

Orangtua yang mengasihi pasangannya akan lebih dihormati oleh anak-anaknya.

Jadi bagaimana menempatkan relasi suami istri dalam kehidupan keluarga?
Manakah yang menjadi prioritas? Anak atau pasangan?

Semua pertanyaan tersebut dibahas dalam KKO level 1 pertemuan 2 pada hari Sabtu, 24 Oktober 2015. Sebanyak 61 orangtua siswa datang untuk berbagi pengalaman dan mendengarkan tips mendidik anak yang dibawakan oleh Ibu Narni Wang dan Bapak Yulu dari Yayasan Eunike. Tema yang dibahas berkaitan dengan prinsip awal relasi suami istri yang sangat berdampak besar dalam pembentukan karakter anak.

IMG_2705

Melalui pertemuan kali ini dapat disimpulkan bahwa:

Inti suatu pernikahan adalah relasi suami dan istri itu sendiri. Kehadiran anak dalam suatu pernikahan merupakan berkat dari Tuhan dan bukan menjadi inti dari suatu pernikahan. Inilah prinsip dari awal yang benar. Berdasarkan prinsip ini, relasi suami istri adalah hal yang utama, dan anaklah yang harus menyesuaikan diri dalam kehidupan pernikahan bukan menjadikan anak sebagai pusat (Child Center Parenting). Ketika anak menjadi pusatnya, hal yang akan terjadi adalah relasi suami istri yang renggang. Dalam hal ini orangtualah yang harus mengajarkan anak beradaptasi agar anak mampu mengikuti pola orangtua karena kehadiran anak tidak boleh merusak awal/hubungan pernikahan.

IMG_2722

Relasi suami istri yang sehat akan menimbulkan rasa aman dan kesehatan emosi pada anak. Karena pada dasarnya seluruh masalah sosial berasal dari masalah keluarga. Bagaimana anak dibentuk nantinya akan berdampak pada sikap anak dalam kehidupan sosialnya.

IMG_2711

IMG_2709

IMG_2710

 
    Calendar icon October 27, 2015 Category icon News

Share