Home   News   Dian Pinru 2017

Dian Pinru 2017

Curug Nangka adalah tempat kami, setiap pemimpin regu Pramuka Penggalang kelas 5 untuk lebih lagi diperlengkapi mengenai wawasan dan keterampilan dalam kegiatan kepramukaan yang bernama Gladian Pinru. Kami berjumlah 10 pria dan 10 wanita. Awalnya kami ragu, karena disana kami akan tidur di dalam tenda di daerah yang belum pernah kami kunjungi tanpa orang tua kami. Kami hanya bersama teman-teman pemimpin regu lain beserta kakak-kakak Pembina dari seluruh sekolah Penabur Jakarta. Dengan semangat yang diberikan kakak-kakak Pembina kami, kami pun bersatu hati mempersiapkan setiap perlengkapan yang dibutuhkan dan yel-yel regu kami.

Sesampainya di sana, kami belajar mendirikan tenda bersama kakak-kakak Pembina dari SDK 11 Penabur. Tak hanya itu, kami juga diajari oleh kakak-kakak Pembina dari Kwarnas tentang sandi Morse, Semaphore dan cara membaca kompas bersama teman-teman baru dari sekolah lain, karena disana kami dibentuk menjadi grup baru. Hujan sempat membasahi Curug Nangka saat kami akan makan siang. Alhasil, kami pun memakai jas hujan sambil menikmati makan siang kami. Setelah membersihkan diri, kami bersiap memasak makanan kami bersama kakak-kakak di tenda kami masing-masing. Kami belajar memotong kentang, mengupas bawang, menggoreng telur dan mengaduk nasi goreng. Tentu semuanya kami lakukan dengan hati-hati dan dengan pengawasan dari kakak-kakak Pembina kami. Kami pun belajar mencuci peralatan makan kami sendiri.

Di hari terakhir, kami melakukan jelajah alam, melakukan hiking menuju curug Nangka. Sungguh indah alam ciptaan Tuhan Yesus, kami menikmati derasnya air terjun alami dan bisa bermain air bersama teman-teman melepas kelelahan kami. Dan tak lupa, setiap sekolah harus menampilkan pertunjukan seni. Semua sekolah berlomba memberikan yang terbaik, termasuk sekolah kami. Kami membawakan lagu Apuse. Semua menjadi pemenang, karena semua memberikan yang terbaik, demikian kata kakak Pembina. Kami tertidur dalam perjalanan menuju sekolah. Tahu-tahu, orang tua kami sudah menunggu di luar bis kami di sekolah. Sungguh pengakaman yang tak akan bisa kami lupakan.

 
    Calendar icon October 18, 2017 Category icon News

Share