Home   News   Entry event Project based Learning – Biodiversity Warior

Entry event Project based Learning – Biodiversity Warior

Halo teman-teman pecinta lingkungan! Pada kesempatan ini kami ingin berbagi pengalaman tentang sharing kami dengan kakak – kakak Bio Diversity Warriors (BW) dari yayasan Keanegaraman Hayati Indonesia (KEHATI) dalam acara Entry Event Project-Based Learning SDK 11 Penabur pada tanggal 12 September 2018. Dalam acara tersebut kakak kakak BW berbagi tentang pengalaman mereka dalam mengkampanyekan pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

Tahukah kamu, Indonesia adalah Negara dengan megabiodiversity? Mau buktinya?

  1. Indonesia adalah tempat tumbuh 10% species bunga yang ada di dunia.
  2. Indonesia adalah rumah bagi 12% species mamalia yang ada di dunia.
  3. Indonesia memiliki 16 % dari seluruh reptilia di dunia.
  4. 17 % dari seluruh species burung di dunia ada di Indonesia.

Nah, sekarang kalian tahukan, bahwa Negara kita mempunyai kekayaan hayati yang luar biasa. Makanya kita harus bisa menjaga kekayaan hayati Indonesia agar generasi-generasi setelah kita dapat menikmati dan merasakan keanekaragaman hayati yang saat ini kita rasakan.

Untuk menjaga kelestarian alam, kita dihadapkan pada tantangan-tantangan besar, antara lain;

  1. Penebangan kayu resmi dan liar untuk produk berbasis kayu seperti kertas, tissue, bahan bangunan, dll. (legal and illegal logging)
  2. Kebakaran hutan.
  3. Konversi hutan menjadi tanaman industry, seperti kelapa sawit.
  4. Penggundulan hutan untuk lokasi penambangan.
  5. Ketidak konsistenan kebijakan perlindungan hutan.
  6. Kurangnya kepedulian dunia pariwisata dan wisatawan terhadap pelestarian alam.
  7. Pembuangan sampah dan pengelolaannya yang tidak ramah lingkungan. (plastik, sterofoam,dll)

Semua kegiatan yang berakibat rusaknya kelestarian hayati di atas akan sangat merugikan bagi manusia dan alam. Jika hal-hal tersebut terus dilakukan, kita akan kehilangan spesies-spesies tumbuhan dan hewan yang ada di alam liar, hilangnya keseimbangan alam yang dapat berakibat pada kurangnya sumber air, oksigen, dan yang paling berbahaya adalah Pemanasan Global (Global Warming), hilangnya komunitas masyarakat hutan dan suku-suku pedalaman dan budayanya.

 

Tahukah kamu, sebagai pusat kenekaragaman jenis karang dunia, Indonesia memiliki kurang lebih 590 jenis karang. Sayangnya, masyarakat Indonesia masih banyak yang membuang sampah terutama sembarangan ke sungai. Tentu saja sampah-sampah itu akan terbawa ke laut.  Sampah plastik contohnya, dapat sangat merusak terumbu karang di lautan Indonesia hanya dalam waktu kurang dari satu minggu.

Pemakaian sedotan di Indonesia adalah salah satu penyumbang terbesar perusakan alam di nusantara. Bayangkan, panjang sedotan yang terpakai atau dibuang jika diukur akan setara dengan jarak Jakarta sampai meksiko (±16.784 Km). Per minggunya dapat mencapai 111.449 Km atau setara dengan 3 kali keliling bumi. Bayangkan per bulannya atau bahkan per tahunnya, akan sangat panjang!

 

Dampak dari kegiatan-kegiatan manusia yang merusak kelestarian hayati ternyata benar-benar masif dan merusak tidak hanya bagi daerah tersebut namun bagi seluruh dunia.

Kakak Biodiversity Warrior berpesan, bahwa sekarang saatnya bagi kita untuk berbuat sesuatu untuk menjaga kelestarian alam. Namun, bagaimana caranya? Kakak dari BW mengatakan bahwa kita dapat ikut berpartsipasi dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan melakukan hal – hal sebagai berikut:

  1. Jangan memelihara spesies liar dan dilindungi maupun membeli souvenir dari bagian tubuh hewan liar seperti gading, kuku, tanduk, taring, maupun kulit hewan liar atau dilindungi. Dengan demikian kita ikut mengurangi jumlah illegal hunting.
  2. Jika kamu melihat atau mendengar tentang perburuan liar atau perdagangan hewan liar, segera laporkan ke pihak yang berwajib.
  3. Waspada terhadap permasalahan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati dengan mengurangi penggunaan plastik, sterofoam, sedotan, dan bahan bahan yang lama terurai lainnya.
  4. Jadikan kegiatan 4R, Reduce, Reuse, Recycle, Replant sebagai bagian dari keseharianmu. Untuk mengurangi jejak karbon dan polusi dari kegiatan sehari-hari yang kita lakukan.
  5. Hematlah penggunaan listrik dan air.

Wah, banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang kita dapatkan dari sharing kakak-kakak Biodiversity Warrior hari ini. Semoga kami akan menjadi the next Biodiversity Warrior saat besar nanti. Sekarang siswa-siswi SDK 11 siap mengemban tugas untuk menjaga kelestarian alam terutama di sekolah dan rumah kami masisng-masing. Salam Lestari J

 

 

 

 

 

 

#sekolahunggulan#sekolahfavorit#sekolahberprestasi#PENABUR#sekolahberkarakter#sekolahKristiani#pendidikan#berkualitas

 
    Calendar icon October 26, 2018 Category icon News

Share